Wisata Alam Semarang Ternyaman dan Murah untuk Weekend Bersama Keluarga

Semarang tidak hanya memiliki wisata kota dan kuliner. Sejumlah kawasan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang juga menawarkan wisata alam dengan suasana yang sejuk dan pemandangan hijau.

Pilihan wisata alam Semarang cukup beragam. Pengunjung dapat menemukan air terjun di kawasan lereng Gunung Ungaran, menikmati pemandangan dari perbukitan, hingga menyusuri kawasan mangrove di wilayah pesisir.

Harga tiket masuk ke sejumlah destinasi tersebut juga relatif terjangkau. Karena itu, tempat-tempat ini dapat menjadi pilihan untuk mengisi waktu libur akhir pekan bersama keluarga atau teman.

Berikut delapan wisata alam Semarang dan sekitarnya yang bisa masuk dalam daftar tujuan liburan.

Curug Benowo

Curug Benowo berada tidak jauh dari Curug Lawe. Kedua air terjun tersebut memiliki jalur masuk yang sama sebelum kemudian bercabang di tengah perjalanan.

Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan suasana hutan yang masih asri. Jalur menuju lokasi membawa pengunjung melewati pepohonan rindang sebelum sampai ke area air terjun.

Curug Benowo memiliki aliran air yang cukup deras dengan suasana yang tenang. Udara di sekitar kawasan juga terasa sejuk karena lokasinya berada di kawasan lereng Gunung Ungaran.

Lokasinya berada di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat. Harga tiket masuk sekitar Rp8.000 per orang.

Jam operasional pada hari biasa sekitar pukul 08.00-14.00 WIB. Waktu kunjungan pada akhir pekan dapat lebih fleksibel.

Curug Lawe

Masih berada di kawasan Desa Kalisidi, Curug Lawe menjadi pilihan wisata alam Semarang bagi pengunjung yang ingin menikmati air terjun di tengah kawasan hutan.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Pemandangan di sekitarnya didominasi pepohonan hijau yang membuat udara terasa lebih sejuk.

Dari pintu masuk, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 30 menit melalui jalan setapak. Perjalanan menuju lokasi menjadi bagian dari pengalaman karena jalurnya melewati kawasan hutan.

Sesampainya di lokasi, pengunjung dapat menikmati pemandangan aliran air yang jatuh dari tebing dengan suasana yang relatif tenang.

Curug Lawe berada di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat. Harga tiket masuk sekitar Rp8.000. Pada hari biasa, kawasan wisata ini buka sekitar pukul 08.00-14.00 WIB.

Mangrove Edupark Tambakrejo

Bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam dengan suasana berbeda, Mangrove Edupark Tambakrejo bisa menjadi pilihan.

Kawasan ini berada di wilayah pesisir Semarang Utara. Selain menjadi tempat wisata, kawasan mangrove tersebut juga memiliki fungsi konservasi dan edukasi yang melibatkan masyarakat setempat.

Pengunjung dapat menyusuri kawasan hutan bakau melalui jalan bambu. Selama perjalanan, wisatawan juga dapat mengenal berbagai jenis tanaman mangrove dan manfaatnya bagi kawasan pesisir.

Untuk mencapai kawasan mangrove, pengunjung dapat menggunakan perahu motor. Biayanya sekitar Rp15.000 per orang, dengan kapasitas satu perahu sekitar 5 hingga 10 orang.

Mangrove Edupark Tambakrejo berada di RW 16, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara.

Curug Gondoriyo

Curug Gondoriyo berada di Desa Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan. Lokasinya dapat menjadi alternatif bagi warga yang ingin menikmati wisata alam Semarang tanpa harus menuju kawasan pegunungan yang jauh dari kota.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter. Area di sekitarnya masih dikelilingi tumbuhan hijau dan semak yang memberikan kesan alami.

Untuk mencapai titik air terjun, pengunjung perlu melewati jalan setapak. Meski tidak terlalu jauh, perjalanan tersebut memberikan suasana berbeda dari kawasan perkotaan.

Curug Gondoriyo juga memiliki daya tarik pada malam hari. Sebanyak 16 lampu sorot memberikan pencahayaan pada area air terjun sehingga pemandangannya terlihat berbeda setelah matahari terbenam.

Selain air terjun, tersedia beberapa spot foto, termasuk jembatan yang dikenal sebagai jembatan mak comblang.

Harga tiket masuknya sekitar Rp5.000. Curug Gondoriyo buka mulai pukul 08.00 hingga 24.00 WIB.

Curug Tirto Wening

Curug Tirto Wening berada di Desa Cemanggal, Kabupaten Semarang, di kawasan lereng Gunung Ungaran.

Daya tarik utama tempat ini adalah aliran air yang jernih serta kolam alami di bawah air terjun. Suasana sekitar juga masih asri dengan pepohonan dan udara khas kawasan pegunungan.

Dari pusat Kota Ungaran, perjalanan menuju Curug Tirto Wening membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Salah satu kelebihannya adalah lokasi air terjun yang tidak terlalu jauh dari area parkir. Pengunjung tidak perlu melakukan trekking panjang untuk mencapai titik utama.

Kolam alami di bawah air terjun dapat digunakan untuk bermain air atau sekadar merendam kaki. Namun, pengunjung tetap perlu memperhatikan kedalaman kolam dan kondisi aliran air sebelum masuk ke dalamnya.

Bantir Hills

Bantir Hills menawarkan pengalaman berbeda dari wisata air terjun. Destinasi yang berada di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, ini berada di kawasan perbukitan dengan pepohonan pinus.

Udara yang sejuk dan pemandangan hijau menjadi daya tarik utama Bantir Hills. Tempat ini juga memiliki sejumlah fasilitas untuk pengunjung.

Beberapa di antaranya adalah spot foto, area camping, fasilitas outbound, dan kafe. Harga tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang.

Waktu yang cukup nyaman untuk berkunjung adalah pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB atau sore setelah pukul 16.00 WIB. Pada waktu tersebut, kondisi cuaca biasanya tidak terlalu terik.

Akses menuju Bantir Hills cukup menanjak, tetapi masih dapat dilalui sepeda motor dan mobil.

Curug Klenting Kuning

wisata alam semarang Curug Klenting Kuning

Curug Klenting Kuning berada di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Dusun Kalongan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Semarang.

Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung perlu berjalan kaki melalui jalur setapak. Perjalanan tersebut melewati kawasan yang masih didominasi pepohonan dan semak hijau.

Suara aliran air biasanya mulai terdengar ketika pengunjung semakin mendekati lokasi curug. Setelah sampai, wisatawan dapat melihat air terjun dengan warna aliran yang terlihat agak kekuningan.

Karakter tersebut menjadi salah satu ciri yang membuatnya dikenal sebagai Curug Klenting Kuning.

Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami. Suasana di sekitar curug juga relatif tenang sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa keramaian kawasan perkotaan.

Curug 7 Bidadari

wisata alam semarang curug tujuh bidadari

Curug 7 Bidadari berada di Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Lokasinya berada di kawasan kaki Gunung Ungaran dengan suasana yang masih hijau.

Akses menuju lokasi cukup mudah. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat digunakan untuk menuju area sekitar curug. Dari tempat parkir, pengunjung hanya perlu berjalan beberapa menit untuk mencapai air terjun.

Nama Curug 7 Bidadari berasal dari tujuh tingkatan aliran air yang mengalir secara berundak. Setiap tingkatan memiliki kolam alami yang menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

Pepohonan yang rimbun dan udara sejuk membuat tempat ini cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Pengunjung dapat bermain air, bersantai, atau menikmati pemandangan alam di sekitar curug.

Pilih Wisata Alam Semarang Sesuai Tujuan

wisata alam semarang

Beragam wisata alam Semarang menawarkan pengalaman yang berbeda. Curug Lawe dan Curug Benowo cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana hutan sekaligus berjalan kaki menuju air terjun.

Jika ingin menikmati wisata pesisir, Mangrove Edupark Tambakrejo menawarkan pengalaman menyusuri kawasan mangrove dengan perahu.

Sementara itu, Bantir Hills dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk dan pemandangan dari kawasan perbukitan.

Sebelum berangkat, pastikan untuk mengecek kembali kondisi cuaca, akses jalan, jam operasional, serta harga tiket. Informasi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Dengan banyaknya pilihan tersebut, wisata alam Semarang dapat menjadi alternatif untuk mengisi akhir pekan tanpa harus pergi terlalu jauh dari kawasan perkotaan.