7-Tips-Mudah-Meningkatkan-Penjualan-Bisnis-Online-Shop-dengan-Cepat

Strategi Meningkatkan Penjualan di Ecommerce

Suatu hari anda memutuskan untuk menjual barang online, dan membuat lapak online di blibli.com, lazada, shopee, bukalapak, dan tokopedia.

Tapi apa daya, setelah beberapa minggu dengan segala daya upaya, barang yang ada di lapak anda hasilnya belum memuaskan.

Apa masalahnya yang terjadi? Berikut kami jabarkan beberapa kemungkinan yang sedang terjadi di lapak online anda.

Masalah #1 : Kemungkinan barang yang anda jual bukanlah produk yang banyak dibutuhkan/ high demand product

Salah satu strategi sourcing yang sering kami lihat adalah banyak penjual online melakukan penyisiran secara acak sesuai dengan keinginan mereka. Strategi ini tidak salah, selama produk dalam kondisi bagus dan unik, pasti akan ada pembeli yang akan membelinya.

Strategi ini memiliki kelebihan dalam menjaring konsumen yang khas dan unik, namun memiliki kekurangan bahwa penjualannya tidaklah secepat yang anda inginkan karena pasarnya yang terbatas.

Bila anda memutuskan untuk mengambil produk unik, strategi yang tepat bagi anda adalah anda harus memiliki inventaris katalog produk yang bermacam-macam, dan sabar menunggu. Strategi ini secara umum akan berjalan dengan lambat, dan perlu waktu untuk membangun katalog yang berisi produk yang banyak.

Solusi untuk hal ini adalah berfokus pada memasukkan satu atau beberapa produk yang memiliki permintaan pasar tinggi, dan menjadikannya bintang di lapak anda untuk mengangkat produk lain di katalog anda.

Hal ini akan membantu anda dalam proses menunggu yang lama.

Masalah #2 : Anda berjualan produk yang terlalu umum

Berbanding terbalik dengan masalah nomer 1, masalah nomer 2 adalah mereka yang memutuskan untuk berjualan sesuatu yang terlalu umum dan tidak memiliki nilai khusus dari produk lain. Efeknya, toko online anda akan memiliki tingkat kompetisi yang lebih tinggi dibanding penjual yang bersifat spesifik.

Salah satu kunci kesuksesan berjualan online adalah dengan mendapatkan niche yang belum terlalu digarap oleh kompetitor. Jangan berjualan produk yang tidak memiliki hal unik, dan walaupun produk yang anda jual bersifat umum, berikan nilai unik pada produk tersebut.

Sebagian besar penjual online pemula kurang memiliki inisiatif dalam melakukan riset mengenai produk, dan hanya melakukan copycat atau “barang ini laku nih, ayo jual barang ini” saja. Walaupun cara ini mungkin berhasil dalam jangka pendek, untuk jangka panjang bila anda ingin memiliki toko online yang berlangsung lama, anda perlu memberikan nilai khas yang bisa anda jual sebagai konten produk dalam deskripsi produk anda.

Jangan lupa, pembeli bukan hanya membeli produk anda, namun juga mencicipi pengalaman dalam berinteraksi dengan brand anda.

Masalah #3 : Anda tidak melakukan proses upselling

Tiap konsumen berpotensi untuk melakukan pembelian lebih dari satu produk dari toko anda, atau setidaknya berpikiran untuk kembali lagi karena saat ini dana mereka belum cukup untuk melakukan lebih dari satu pembelian.

Lakukan upselling dengan halus dan tidak memaksa. Berbeda dengan toko konvensional dimana anda tidak bisa lari dari salesman yang agresif, jauh lebih mudah untuk pergi dari salesman agresif bila anda berbelanja di toko online. Cukup tutup browser anda, dan anda tidak perlu berurusan dengan salesman agresif itu tadi.

Pelajari dan resapi gaya bahasa yang tepat untuk melakukan upselling, dan terus evaluasi standar pelayanan digital anda.

Perlu tambahan informasi atau strategi yang tepat untuk melakukan peningkatan di toko online anda? Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments